Pinjaman Kredit Bank Terkendala BI Checking, Begini Cara Memulihkannya!

Pengajuan Pinjaman Kredit Bank acapkali terhadang oleh pemeriksaan BI Checking. Hal ini disebabkan karena Anda punya riwayat buruk terkait pembayaran cicilan, misalnya pernah melakukan tunggakan selama 3-5 bulan, atau bahkan ada kewajiban yang belum terselesaikan dengan pihak Bank.

Pengertian BI Checking

BI Checking merupakan status riwayat kredit yang Anda lakukan dan terekam dalam Sistem Informasi Debitur (SID) Bank Indonesia, atau yang disebut juga dengan istilah Informasi Debitur Individual (IDI) Historis.

Di dalam IDI Historis, terdapat semua informasi terkait penyediaan dana atau pembiayaan dengan kondisi lancar dan bermasalah. Di sana pun terpampang informasi tentang riwayat atau historis pembayaran seorang debitur bank dalam kurun waktu 24 bulan atau selama 2 tahun terakhir.

Selain itu, IDI Historis pun memuat informasi tentang identitas debitur, pengurus dan pemilik, fasilitas penyediaan dana, agunan dan penjamin. Selain itu, ada juga kolektibilitas yang berupa informasi tentang performa pembayaran cicilan kredit yang Anda lakukan.

Secara umum, performa kredit Anda akan diberikan skor dari skala 1 s/d 5 sesuai dengan kepatuhan Anda dalam melakukan pembayaran, diantaranya :

  1. Skala 1 = Kualitas Kredit Baik/Lancar, dimana Anda tidak pernah menunggak pembayaran cicilan.
  2. Skala 2 = Kredit Dalam Perhatian Khusus (DPK), dimana Anda tercatat pernah melakukan tunggakan pembayaran hingga 90 hari.
  3. Skala 3 = Kredit Tidak Lancar, dimana Anda tercatat pernah melakukan tunggakan pembayaran hingga 120 hari.
  4. Skala 4 = Kredit Diragukan, dimana Anda sudah pernah melakukan tunggakan pembayaran pinjaman hingga 180 hari.
  5. Skala 5 = Kredit Macet, dimana Anda sudah tidak melakukan pembayaran tunggakan lebih dari 180 hari.

Performa kredit ini akan tercatat oleh sistem. Makanya sangat disarankan Anda untuk serius dalam mengelola hutang, mengingat performa kredit Anda akan menentukan diterima atau ditolaknya pengajuan Pinjaman Kredit Bank yang Anda lakukan.

pinjaman kredit bank

Bagaimana Cara Melepaskan diri Dari Blacklist BI Checking?

Hal pertama yang harus dilakukan adalah, menyelesaikan dulu semua kewajiban kredit yang Anda miliki. Ini penting dilakukan, mengingat tanpa menyelesaikan kewajiban kredit, Anda tidak akan pernah dapat bukti pelunasan kredit dari Bank atau lembaga keuangan bersangkutan.

Setelah bukti pelunasan ditangan, selanjutnya siapkan surat balasan dari Bank Indonesia untuk status IDI, dan bawa semua surat tersebut ke kantor Bank Indonesia terdekat. Jangan khawatir, pengurusan sengketa terkait BI Checking ini gratis!.

Setelah selesai, tunggulah hingga proses penghapusan status blacklist BI Checking tersebut selesai. Biasanya, butuh waktu yang cukup panjang untuk memastikan Anda lepas dari status blacklist.

Apakah Ada Cara Lain Mendapat Pinjaman Tanpa BI Checking?

Jika Anda mengajukan pinjaman pada pihak Bank atau lembaga keuangan yang sudah resmi terdaftar di OJK, mustahil mengajukan pinjaman tanpa melewati proses BI Checking.

Tapi jika Anda mengajukan pinjaman kepada pihak lain, atau perorangan, mungkin proses BI Checking ini bisa dilewati. Tapi ingat, risiko bunga besar dan faktor keamanan akan jadi isu utama yang harus Anda hadapi. Hal ini pun berlaku saat Anda mengajukan pinjaman dengan meminjam tangan orang lain!

Makanya, berhati-hatilah dengan Pinjaman Kredit Bank yang Anda lakukan. Sekali saja masuk Blacklist BI Checking, kedepannya Anda akan sulit mengajukan pinjaman lagi!