3 Cara Dahsyat Dapatkan Pinjaman Modal Usaha dalam Sekejap

Jadi pengusaha sukses merupakan impian semua orang. Sayang, beberapa diantara mereka kerap bermasalah dengan strategi saat melakukan Pinjaman Modal Usaha, sehingga penolakan dari pinak bank atau lembaga keuangan pun mereka terima.

Padahal, dengan strategi dan pengetahuan yang tepat, sebenarnya masalah modal usaha bisa diatasi dengan sangat mudah. Berikut merupakan 3 cara dahsyat agar Anda bisa mendapat pinjaman modal usaha.

  1. Peer 2 Peer Lending

Secara garis besar, peer 2 peer lending merupakan cara mendapatkan pinjaman dari investor. Biasanya,  cara ini dilakukan dengan cara mempertemukan Anda dengan calon investor, lewat fasilitas penyedia layanan khusus. Singkat kata, peer to peer lending ini tidak beda jauh dengan biro jodoh.

Di Indonesia sendiri, banyak orang yang membuka jasa peer 2 peer lending ini, baik lewat layanan offline ataupun melalui website. Sama seperti cara mencari jodoh lewat biro jodoh, Anda akan menuliskan detail tentang bisnis yang akan dibangun.

Selain itu, Anda pun wajib menuliskan jumlah biaya yang dibutuhkan untuk memulai bisnis, proyeksi keuntungan, dan lainnya. Nantinya, si penyedia peer 2 peer lending ini akan mencari investor mana yang cocok dan sesuai dengan kualifikasi Anda.

Setelah menemukan investor yang dinilai cocok, selanjutnya si penyedia layanan ini akan menawarkan profil Anda kepada investor. Kalau investor tertarik, nanti akan ada pertemuan antara investor dan Anda. Jika keduanya sudah cocok, maka bantuan modal pun langsung cair. Mudah bukan?

pinjaman dana modal usaha

 

  1. Personal Loan

Personal loan atau pinjaman pribadi bisa dilakukan antar keluarga atau antar hubungan pertemanan. Misal, Anda bisa meminjam uang kepada orangtua atau kakak untuk mendapat tambahan modal.

Walaupun Pinjaman Modal Usaha ini dilakukan kepada orang yang sudah sangat dikenal, bukan berarti uang tersebut bisa bebas. Tetap Anda harus membayarnya sesuai dengan perjanjian. Misal, Anda sepakat membayarnya per bulan dengan cara mencicil, atau dicicil 3 kali dan lainnya.

Keuntungan sistem pinjaman ini ramah bunga dan tanpa denda (tergantung kesepakatan), proses pencairan tergolong cepat dan peraturan yang lebih fleksible. Kerugiannya, jika hutang tidak dibayar sesuai dengan perjanjian, hubungan Anda dan keluarga bisa renggang, bahkan bisa berujung di pengadilan.

 

  1. Business Loan Bank

Kalau yang ini memang cukup mainstream dan paling banyak dipilih, dimana Anda akan meminjam uang kepada pihak bank atau lembaga keuangan lainnya. Jenis pinjamannya pun beragam, dari mulai pinjaman dengan jaminan atau kredit multiguna, dan Kredit Tanpa Agunan (KTA) atau tanpa jaminan.

Kedua jenis pinjaman ini punya plus dan minusnya sendiri lho! Misal untuk KTA atau kredit tanpa agunan, tenor yang didapat cenderung pendek dan bunga yang tinggi. Selain itu, pinjaman dana KTA pun tergolong sangat kecil, jadi kurang cocok buat Anda yang ingin membuka usaha besar.

Keuntungannya, KTA memiliki proses administrasi yang cenderung ringkas, proses pencairan cepat, dan yang paling menggiurkan, tanpa jaminan!

Hal ini berbeda dengan kredit multiguna, dimana Anda harus menjaminkan aset untuk mendapat pinjaman. Besaran pinjamannya sendiri tergantung dari nilai aset yang Anda agunkan. Misal, jika aset berupa tanah darat atau properti, kemungkinan dana diatas 100 juta bisa didapat.

Keuntungan lainnya, kredit multiguna memiliki bunga yang cenderung lebih rendah, tenor cicilan yang panjang sehingga Anda bisa leluasa dalam mengatur strategi keuangan. Bagaimana, sudah menentukan cara mendapat Pinjaman Modal Usaha untuk mulai berbisnis?