February 26, 2018 Info Menarik, Kredit 0 comment

Begini Cara Mengelola Pinjaman Kredit Bank dengan Baik

Memanfaatkan dana Pinjaman Kredit Bank merupakan pilihan yang bisa Anda ambil saat membutuhkan suntikan dana segar dalam waktu yang singkat. Tapi ingat, gunakan dana pinjaman tersebut dengan baik, kalau bisa sih gunakan untuk hal-hal yang produktif.

Nah agar manfaat dana pinjaman tersebut makin optimal, berikut beberapa hal yang wajib Anda per hatikan sebelum menggunakan dana tersebut.

 

  1. Mengetahui Tujuan Utama Meminjam Uang

Sebelum nekat mengajukan pinjaman, pastikan Anda sudah tahu akan diapakan uang tersebut. Kalau hanya untuk membeli perabotan rumah tangga, membiayai hal-hal yang bersifat konsumtif, atau menutup kembali utang yang ada, mendingan tunda dulu.

Perlu diingat, pihak Bank memberikan pinjaman agar Anda menggunakannya untuk kebutuhan yang bersifat produktif. Kalaupun ingin membeli hal-hal yang bersifat konsumtif, seperti kendaraan bermotor, dan lainnya, pastikan Anda bisa mengubahnya menjadi hal yang produktif.

Misal, Anda membeli mobil untuk dijadikan penunjang distribusi barang, membeli blender untuk membuka usaha jus dan lainnya. Intinya, gunakan untuk hal-hal yang produktif.

 

  1. Mengalokasikan Dana Sesuai Kebutuhan

Jangan lupa untuk mengalokasikan dana sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, jika tujuan Anda meminjam uang untuk modal usaha, pastikan uang tersebut sudah mencakup biaya sewa tempat, biaya promosi, dan perlengkapan lainnya sebagai modal awal berbisnis.

Sementara jika uang pinjaman tersebut digunakan untuk membeli kendaraan bermotor, pastikan kendaraan tersebut sudah siap pakai. Selain itu, hindari menggunakan uang pinjaman sebagai DP. Pasalnya, setelah ini Anda diwajibkan untuk mencicil pinjaman ke Bank dan kendaraan Anda.

Intinya, gunakan dana Pinjaman Kredit Bank tersebut seefektif mungkin, dan hindari penggunaannya untuk sektor lain yang tidak termasuk dalam tujuan utama.

 

  1. Menghitung Total Cicilan

Tiap Bank punya kebijakan dan tingkat suku bunga yang berbeda sesuai dengan jumlah pinjaman dan lamanya waktu pembayaran. Nah, ketahui dulu semua aturan dan tingkat suku bunga yang ditawarkan, setelah itu lakukan penghitungan agar Anda tahu jumlah cicilan yang harus dibayarkan tiap bulannya.

Dengan mengetahui jumlah cicilan yang harus dibayar, Anda akan mampu mengkalkulasi jumlah total pengeluaran yang harus dikeluarkan, baik untuk cicilan atau untuk menutup kebutuhan bulanan lainnya, termasuk biaya listrik, dana pendidikan dan lainnya.

Dengan mengetahui total cicilan dan total pengeluaran yang harus dibayarkan, Anda akan sadar dan menghindari pola hidup konsumtif atau boros.

 

  1. Memerhatikan Metode Pembayaran

Ada banyak metode pembayaran yang bisa dipilih untuk membayar cicilan, dari mulai setor tunai, hingga autodebet lewat giro atau tabungan. Semua metode ini pada dasarnya ditawarkan untuk memudahkan Anda saat melakukan pembayaran.

Nah, jika Anda memilih metode pembayaran autodebet, pastikan rekening yang didaftarkan selalu terisi saldo, minimalnya 2-3 kali dari jumlah cicilan yang harus Anda bayarkan tiap bulan.

Sementara jika Anda memilih setor tunai, pastikan Anda melakukan pembayaran sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. Ingat, setiap keterlambatan pasti akan diberi sanksi atau denda yang justru malah merugikan Anda sendiri.

 

  1. Mencatat Total Pengeluaran

Walaupun metode pembayaran yang dilakukan sudah menggunakan sistem autodebet, pastikan Anda untuk selalu mencatat setoran setelah pembayaran dilakukan. Hal ini dilakukan untuk mencegah risiko kesalahan pencatatan yang dilakukan oleh sistem.

Sementara jika Anda memilih menggunakan pembayaran setor tunai, pastikan Anda menyimpan semua bukti pembayaran tersebut. Ingat, meskipun pihak Bank sudah menggunakan sistem pencatatan komputer untuk mencatat semua setoran Pinjaman Kredit Bank, tapi kesalahan sistem masih mungkin terjadi!