Jaminan Sertifikat Hampir Disita Bank? Ini Yang Bisa Anda Lakukan!

Saat pinjaman dengan Jaminan Sertifikat disetujui, dan uangnya sudah masuk kantong, Anda pasti akan merasa sangat senang. Dalam situasi seperti ini, harapan hidup enak pun sudah mengawang-ngawang.

Sayang, kenyataan terkadang tidak seindah yang dibayangkan. Karena berbagai kondisi, uang hasil dari pinjaman tersebut menguap begitu saja. Yang lebih parahnya, Anda sudah lama menunggak cicilan hingga aset yang dijaminkan pun dalam bayang-bayang penyitaan.

 

Apa yang harus dilakukan?

Yang pertama harus Anda lakukan adalah, tetap tenang. Pasalnya, pihak Bank tidak akan langsung melakukan penyitaan sesaat setelah kredit kita dinyatakan macet. Biasanya, pihak Bank akan memberikan surat peringatan pertama setelah Anda menunggak selama 3 bulan berturut-turut.

Setelah 5 bulan, biasanya surat pemberitahuan penyitaan akan diberikan. Tapi ingat, tidak semua Bank akan langsung memberikan sanksi tegas berupa penyitaan. Sebelum itu, biasanya mereka akan melakukan beberapa upaya penyelamatan kredit, terlebih jika Anda termasuk nasabah yang kooperatif.

Berikut beberapa solusi yang bisa diberikan pihak Bank untuk menyelamatkan kredit Jaminan Sertifikat yang mengalami masalah pembayaran:

 

  1. Resechedulling

Sesuai dengan namnya, Resechedulling merupakan upaya penyelamatan kredit macet dengan cara melakukan perubahan terhadap beberapa syarat perjanjian kredit yang menyangkut penjadwalan ulang pembayaran dan jangka waktu pelunasan kredit.

Misal, angsuran Anda mulai macet saat masih tersisa 6 bulan lagi, kemudian pihak Bank menawarkan fasilitas rescheduling jadi 12 bulan. Dengan cara ini, Anda bisa kembali membayar cicilan dengan nominal yang jauh lebih kecil, tapi tenornya meningkat jadi 1 tahun atau 12 bulan.

 

  1. Reconditioning

Reconditioning merupakan upaya perubahan syarat-syarat kredit, tidak hanya mencakup pada perubahan jadwal pembayaran dan jangka waktu, tapi juga pada persyaratan lainnya. Singkat kata, pihak Bank akan mengupayakan keringanan pada beban angsuran atau bunga.

Biasanya keringanan ini berupa penurunan suku bunga hingga beberapa persen, atau bahkan memberikan fasilitas pembebasan bunga sehingga Anda hanya tinggal mencicil pokoknya saja.

Tentu saja proses pengajuan reconditioning kredit ini tidak sembarangan. Ada beberapa kriteria yang wajib dipenuhi agar Anda bisa memperoleh fasilitas tersebut, diantaranya :

  1. Anda mengalami kesulitan pembayaran pokok dan bunga kredit
  2. Anda punya prospek usaha yang baik dan diperkirakan mampu memenuhi kewajiban setelah diberi fasilitas reconditioning.
  3. Anda bersikap kooperatif dan bertekad untuk melakukan pembayaran hingga selesai.

Tapi ingat, pihak Bank bisa saja menolak permohonan reconditioning kredit. Disinilah peran Anda untuk aktif dan selalu menunjukan iktikad baik untuk melunasi pinjaman.

 

  1. Restructuring

Restructuring merupakan usaha penyelamatan kredit yang terpaksa dilakukan bank dengan cara mengubah komposisi pembiayaan yang mendasari pemberian kredit, yang meliputi perubahan jadwal pembayaran, jangka waktu pembayaran dan persyaratan lainnya.

Singkat kata, di sini pihak Bank bisa mengubah struktur kredit, misalnya dari kredit berjangka jadi kredit angsuran dengan besarannya cicilan disesuaikan dengan kemampuan nasabah. Dengan upaya ini, Anda diharapkan bisa melunasi pokok kredit, tanpa harus melakukan penyitaan.

Intinya, pihak Bank tidak akan pernah memberatkan nasabahnya, selama Anda bertekad untuk melunasi semua hutang hingga tuntas. Dengan iktikad baik dan terus mengupayakan keringanan kepada pihak Bank, Jaminan Sertifikat yang Anda berikan, kecil kemungkinan akan menguap begitu saja!