Ketahui Dulu Seluk-beluk Pinjaman Dengan Jaminan BPKB

Pernah mendengar fasilitas pinjaman dengan Jaminan BPKB? Ya, di seluruh Indonesia pinjaman seperti ini sangat populer, tidak hanya di kota besar, di perkampungan pun model pinjaman seperti ini kerap dipilih untuk mengatasi masalah keuangan yang mendesak.

Bagaimana tidak, dengan hanya mengajukan jaminan BPKB kendaraan bermotor, Anda bisa mendapatkan pinjaman uang. Syarat yang harus dipersiapkan pun tidak ribet, Anda hanya perlu menyiapkan data-data standar, termasuk KTP, KK dan tentu saja BPKB yang akan dijaminkan.

Nah buat Anda yang tertarik untuk menyekolahkan BPKB kendaraan bermotor Anda, simak yuk seluk beluk tentang pinjaman dengan jaminan BPKB.

 

  1. Pinjaman Tidak Selalu sama Dengan Harga Jaminan

Hal pertama yang harus diketahui adalah, jumlah pemberian pinjaman tidak akan selalu sama dengan harga jaminan. Misalnya, saat kita mengajukan sepeda motor dengan harga 15 jutaan sebagai jaminan, bukan berarti dana pinjaman yang akan Anda dapatkan bisa bulat senilai 15 juta.

Ada beberapa faktor yang berpengaruh pada besar-kecilnya pinjaman, dari mulai nilai dari jaminan yang diberikan, penilaian atas kemampuan pembayaran yang kita lakukan, hingga riwayat pembayaran (cicilan) yang pernah kita lakukan.

 

  1. Ada Wawancara

Jangan anggap dana akan langsung cair hanya beberapa menit setelah persyaratan diserahkan. Setelah mengajukan pinjaman dan semua syarat sudah dipenuhi, ada langkah lainnya yang harus ditempuh, yakni proses verifikasi alamat dan wawancara.

Selain itu, pihak Bank atau lembaga pembiayaan pun akan melakukan verifikasi performa kredit Anda dengan melakukan BI Checking, verifikasi penghasilan (termasuk gaji bulanan), dan lainnya. Intinya, ada proses yang cukup panjang untuk bisa sampai kepada tahap pencairan.

 

  1. Ada Asuransi

Saat mengajukan pinjaman dengan Jaminan BPKB, Anda akan menemukan klausul asuransi di dalamnya. Dengan kata lain, ada biaya lain yang harus Anda bayarkan untuk mendapat fasilitas. Asuransi sendiri berguna jika kita gagal melunasi pinjaman karena cacat total atau meninggal dunia.

Dengan adanya asuransi ini, kewajiban yang sebelumnya diajukan bisa dianggap lunas, dan pihak keluarga tidak perlu terbebani dengan hutang yang kita tinggalkan. Mengenai besaran asuransinya sendiri, semua tergantung dari produk asuransi yang dipilih oleh pihak lembaga keuangan tersebut.

pinjaman bank jaminan bpkb

 

  1. Ada Biaya Administrasi

Semua proses yang dilakukan saat mengajukan kredit dengan Jaminan BPKB ini membutuhkan administrasi, sehingga dapat dipastikan akan ada biaya administrasi yang harus kita keluarkan. Biasanya, biaya ini hanya sekitar ratusan ribu saja.

Biaya administrasi ini ada yang bisa dibayarkan langsung, ada pula yang langsung dipotong dari pokok pinjaman saat proses pencairan berlangsung. Tapi ingat, pastikan Anda membayar langsung pada bagian administrasi Bank atau lembaga keuangan, bukan nitip lewat calo.

 

  1. Tidak Semua Motor Bisa

Biasanya lembaga keuangan akan mensyaratkan usia motor tidak lebih dari 9-10 tahun. Jika usianya sudah lebih dari 10 tahun, biasanya proses pinjaman sulit disetujui. Kalaupun memang ada yang menerima, nilainya pasti sangat jatuh.

Selain itu, motor yang diagunkan pun harus dalam kondisi layak pakai dan harus sesuai dengan data di STNK, termasuk aturan warna, hingga modifikasi. O iya, kondisi motor yang dijaminkan untuk mendapat pinjaman dengan Jaminan BPKB pun turut berpengaruh kepada nilai pinjaman yang bisa Anda dapatkan.