Sebelum Cari Pinjaman Modal Usaha Untuk Ekspansi Bisnis, Ini Yang Harus Dilakukan!

Untuk menjangkau wilayah pemasaran yang lebih luas, melakukan ekspansi bisnis merupakan salah satu cara yang bisa Anda coba. Untuk mewujudkannya, banyak pengusaha yang kemudian mencari Pinjaman Modal Usaha dalam jumlah yang cukup fantastis.

Tapi tunggu dulu! Sebelum memutuskan untuk melakukan ekspansi bisnis, ada beberapa hal penting yang harus Anda persiapkan, salah satunya adalah, memastikan kondisi keuangan perusahaan Anda dalam kondisi sehat dengan cara melakukan financial check up.

Pastikan Kondisi Keuangan Bisnis Sehat!

Sebagai seseorang pengusaha, memastikan kondisi keuangan bisnis Anda tetap sehat merupakan hal yang wajib dilakukan. Bagaimanapun juga, jangan pernah puas dengan income yang besar, jika nyatanya pengeluaran perusahaan masih besar untuk pos-pos yang kurang efektif.

Sebagai panduan, berikut merupakan beberapa tanda jika kondisi keuangan perusahaan Anda sedang dalam kondisi sehat dan siap untuk melakukan ekspansi bisnis.

 

  1. Pemasukan Lebih Besar dari Pengeluaran

Hal pertama yang harus dilakukan adalah, coba cek bagaimana kondisi arus kas perusahaan Anda. Jika keuntungan atau pemasukan yang didapat konsisten setiap bulannya, atau bahkan mengalami peningkatan secara konsisten, sementara jumlah pengeluaran jauh lebih kecil.

Untuk memantau kondisi keuangan perusahaan, pastikan Anda mencatat semua arus masuk dan keluar perusahaan dengan jelas, termasuk biaya-biaya tidak terduga, kas cadangan perusahaan dan lainnya.

Coba pantau kondisi ini, setidaknya dalam 1 tahun. Jika dalam kurun waktu tersebut kondisi keuangan Anda terpantau stabil, atau bahkan cenderung mengalami kenaikan, mungkin sudah waktunya untuk mencari Pinjaman Modal Usaha untuk melakukan ekspansi bisnis.

pinjaman modal usaha

 

  1. Adanya Alokasi Pengeluaran untuk Dana Cadangan

Setelah pemasukan yang di dapat lebih banyak ketimbang pengeluaran (mendapat untung), dan konsisten selama 1 tahun, Anda wajib melihat bagaimana alokasi dana cadangan. Kalau dalam perencanaan keuangan keluarga, dana cadangan perusahaan termasuk dalam pos dana darurat.

Besaran dana cadangan ini sama dengan dana darurat dalam perencanaan keuangan keluarga, yakni 3 kali lipat dari total pemasukan perusahaan, atau setidaknya 3 kali lipat dari total pengeluaran rutin per bulan.

Nah, jika dana cadangan perusahaan penuh, dan Anda pun masih rutin mengalokasi dana cadangan perusahaan setiap bulannya, bisa dikatakan keuangan perusahaan Anda sangat sehat. Bahkan jika kondisi ini terjadi, sangat disarankan untuk segera melakukan ekspansi bisnis.

 

  1. Bisnis Terbebas dari Utang

Coba cek kembali bagaimana kondisi kas perusahaan Anda? Jika arus keluar masuk kas cenderung stabil dengan keuntungan yang terbilang lumayan, dana cadangan dalam kondisi penuh dan terus diisi, maka financial check selanjutnya adalah, melihat bagaimana dengan hutang perusahaan Anda.

Jika perusahaan Anda sudah terbebas dari hutang, mungkin ini saat yang tepat untuk memikirkan bagaimana caranya memutarkan kas agar perusahaan semakin berkembang.

Hal ini harus dipersiapkan dengan sangat matang. Bahkan sebelum hutang perusahaan selesai, Anda harus mulai mempersiapkan strategi untuk melakukan ekspansi bisnis, membidik peluang baru, dan berbagai strategi pengembangan bisnis lainnya.

Tapi biasanya, sebelum semua hutang perusahaan Anda lunas, biasanya pihak Bank atau lembaga keuangan akan menawarkan program khusus Pinjaman Modal Usaha untuk melakukan ekspansi bisnis. Jika ini terjadi bisa dipastikan pihak bank sudah sangat percaya dengan perusahaan Anda!