Sebelum Lakukan Pinjaman Uang, Sebaiknya Perhatikan Hal Ini

Sebelum Lakukan Pinjaman Uang, Sebaiknya Perhatikan Hal Ini

Belakangan ini kebutuhan akan dana tunai semakin meningkat, baik digunakan sebagai modal bisnis, keperluan yang bersifat konsumtif dan kebutuhan mendesak lainnya. Dalam kondisi ini, Pinjaman Uang kerap jadi pilihan utama untuk menutup semua kebutuhan tersebut.

Perhatikan Ini Sebelum Memilih Pinjaman Uang

Saat berhutang dijadikan solusi, itu artinya Anda akan dibebankan kewajiban untuk melunasi hutang tersebut, baik dengan cara cash, atau mencicil dengan jangka waktu tertentu. Selain itu, ada risiko lainnya yang harus Anda hadapi, yakni bunga, hingga denda keterlambatan pembayaran.

Makanya, sebelum berhutang, ada baiknya Anda perhatikan beberapa hal berikut ini :

 

  1. Hindari Kesalahan Dalam Berhutang

Berhutang bukan hanya urusan pinjam uang, setelah itu bayar. Di dalamnya, ada banyak hal yang harus benar-benar diperhatikan, yakni alokasi dana instant tersebut.

Dalam hal ini, Anda harus memperhatikan hal-hal berikut ini :

  1. Hindari meminjam uang untuk hal-hal yang tidak penting, seperti membeli produk-produk yang bersifat konsumtif dan lainnya.
  2. Pinjam dana sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, jika Anda butuh dana 10 juta, maka hutang yang Anda ambil jangan lebih dari jumlah tersebut.
  3. Alokasikan pinjaman untuk hal-hal yang produktif, misalnya uang tersebut digunakan sebagai modal usaha, biaya kesehatan dan lainnya.

Hal ini sangat penting diperhatikan untuk menghindari masalah yang mungkin akan datang dikemudian hari, terutama hal-hal yang bisa memberatkan Anda saat proses pengembalian.

 

  1. Pelajari Kebijakan Pinjaman

Sebelum mengambil pinjaman, sebaiknya pelajari dulu tentang kebijakan yang diberikan oleh lembaga keuangan yang Anda pilih. Di sini, Anda pun wajib untuk mempelajari tentang hak dan kewajiban Anda sebagai peminjam.

Hal ini sangat penting dilakukan agar Anda tidak terjebak dengan aturan yang diberikan oleh lembaga keuangan tersebut. Ingat, meskipun Anda sedang dililit oleh kebutuhan yang mendesak, Anda dituntut untuk tetap berpikiran logis saat menentukan untuk mencari Pinjaman Uang.

Pinjaman Uang

 

  1. Survei

Selain mempelajari kebijakan lembaga keuangan yang Anda pilih, cek dulu kredibilitas lembaga keuangan tersebut. Jangan sampai Anda mengambil keputusan yang salah, sehingga menimbulkan penyesalan di kemudian hari, baik karena sistem pinjaman atau hal-hal lainnya yang merugikan pihak peminjam.

Agar lebih aman, sebaiknya pilih lembaga keuangan yang sudah dijamin oleh pemerintah dan otoritas jasa keuangan atau OJK. Selain itu, Anda pun bisa mendengarkan saran dari orang-orang (terpercaya) yang sudah pernah menggunakan jasa dari lembaga keuangan tersebut.

 

  1. Tentukan Jangka Waktu

Biasanya besarnya angsuran ditentukan oleh jangka waktu pinjaman tersebut. Makin panjang jangka waktu yang Anda pilih, otomatis makin kecil jumlah angsuran yang Anda bayar. Tapi ingat, hal ini berbanding lurus dengan bunga yang semakin besar.

Kalau memang mampu, sebaiknya pilih jangka pinjaman yang lebih pendek, meskipun Anda harus menghadapi jumlah cicilan yang lebih besar. Intinya, sesuaikan saja dengan kemampuan dan kondisi keuangan Anda.

 

  1. Perhitungkan Bunga Pinjaman

Seperti disebutkan diatas, makin lama tenor cicilan yang Anda pilih, makin tinggi pula bunga yang harus Anda bayar. Agar tidak terlalu mencekik, sebaiknya pilih pinjaman dari lembaga keuangan yang resmi. Pasalnya, lembaga keuangan resmi tidak akan membebankan bunga cicilan yang tinggi.

Selain itu, perhitungkan juga denda keterlambatan pembayaran dan biaya tidak terduga yang mungkin saja akan hadir dikemudian hari, misalnya biaya administrasi dan lainnya. Untuk hal ini, Anda bisa langsung bertanya pada lembaga keuangan yang Anda pilih.

Selain itu, jangan lupa untuk menentukan rencana pembayaran Pinjaman Uang tersebut. Sebagai informasi batas maksimal besarnya angsuran pinjaman adalah 30 persen dari jumlah pendapatan Anda.