Ini Untungnya Melakukan Pinjaman Dengan Jaminan BPKB

Buku Pemilik Kendaraan Bermotor atau yang disingkat dengan BPKB, tidak hanya digunakan sebagai bukti kepemilikan kendaraan saja, tapi juga bisa digunakan untuk mendapatkan pinjaman. Sekarang ini, banyak lho perusahaan pembiayaan yang bisa memberikan pinjaman dengan Jaminan BPKB.

Cara kerjanya sederhana, Anda mengajukan pinjaman kemudian BPKB kendaraan tersebut akan disimpan sebagai jaminan kredit multiguna, atau istilahnya disekolahkan. Setelah semua pembayaran selesai, baru BPKB tersebut akan dikembalikan lagi.

Nah, tidak hanya mudah, ternyata kredit multiguna dengan jaminan BPKB pun punya segudang keuntungan lho, diantaranya!

  1. Dana Lebih Cepat Cair

Memang proses appraisal atau penaksiran nilai jaminan masih ada, tapi prosesnya tidak sepanjang dan serumit proses penaksiran jaminan sertifikat rumah atau tanah. Bahkan terkadang Anda hanya diminta untuk datang dengan kendaraan yang akan dijaminkan, kemudian tim penaksir akan mengecek kondisinya.

Biasanya, yang akan dilihat itu hanya beberapa point, diantaranya pencocokan nomor rangka, nomor mesin, kelengkapan sepeda motor, usia dan kondisinya. Jika baik-baik saja, bukan tidak mungkin jumlah pinjaman yang disetujui mencapai 80 persen dari harga motor.

  1. Bunga Lebih Ringan

Jika dibanding dengan KTA atau kredit tanpa agunan, bunga kredit multiguna dengan Jaminan BPKB jauh lebih redah. Tapi ingat, pastikan Anda memilih perusahaan pembiayaan yang sudah resmi dan terdaftar di OJK. Selain lebih aman, suku bunganya pun tergolong wajar!

Selain itu, tenor cicilannya pun cenderung lebih panjang, bahkan bisa mencapai 5 tahun. Hal ini disebabkan karena dalam kredit multiguna, pihak bank punya pegangan yang lebih kuat untuk memberikan pinjaman, dimana saat kredit macet, risiko paling tinggi adalah, jaminan tersebut akan disita.

 

  1. Tetap Bisa Berkendara

Nah ini keuntungan mengambil pinjaman dengan jaminan BPKB di lembaga keuangan resmi atau bank. Pasalnya, yang ditahan atau dijaminkan hanya BPKB-nya saja, sementara fisik kendarannya masih berada di rumah Anda dan bisa digunakan untuk menunjang kegiatan sehari-hari.

Selain itu, kelengkapan kendaraan seperti STNK pun masih Anda pegang. Ini berbeda dengan pinjaman kepada perorangan, dimana jaminan yang diberikan akan diambil, dan bahkan digunakan oleh si pemberi pinjaman. Jaminan tersebut baru akan diberikan kembali saat Anda sudah melunasi pinjaman tersebut!

  1. Ada Asuransi

Saat mengajukan pinjaman, dan pihak Bank atau lembaga keuangan tersebut menyetujuinya, mereka pun akan mengasuransikan Anda dan mungkin kendaraan tersebut. Hal ini berbeda saat Anda menjaminkan kendaraan kepada perorangan, dimana perlindungan asuransi tidak akan dilibatkan.

Jadi jika ada hal-hal yang tidak diinginkan, seperti mengalami kecelakaan, cacat fisik permanen, pencurian dan lainnya, Anda bisa mengklaimkan asuransi tersebut. Bahkan bukan tidak mungkin semua hutang Anda akan dianggap lunas, dan keluarga tidak perlu menanggung beban tersebut.

Tapi ingat, sebaiknya tanyakan tentang produk perlindungan asuransi yang diberikan oleh pihak Bank atau lembaga keuangan tersebut, jangan sampai produk asuransi yang ditawarkan tidak meng-cover semua yang Anda butuhkan.

  1. Syarat Ringan

Pernyaratan yang dibutuhkan jelas sangat ringan, hanya berupa KTP, KK dan lainnya. Hal ini berbeda dengan KTA, dimana ada proses verifikasi kepada perusahaan, kartu kredit untuk pencairan pinjaman dan sejumlah persyaratan lainnya.

Tapi ingat, walaupun punya banyak keuntungan, sebaiknya uang hasil pinjaman dengan Jaminan BPKB tersebut digunakan untuk hal-hal yang bersifat produktif.