Mau Tahu Cara Mudah Selalu Dapet Pinjaman Kredit Bank?

Untuk selalu dapat Pinjaman Kredit Bank, tanpa ada penolakan, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah, berusaha jadi nasabah terpercaya. Pasalnya, hampir semua Bank menerapkan sistem referensi lewat rekam jejak riwayat finansial, dan riwayat kredit Anda.

Informasi riwayat kredit ini bisa dicek lewat Bank Indonesia dengan menggunakan fasilitas Daftar Hitam Nasabah (DHN). Berikut beberapa trik agar pengajuan pinjaman Anda selalu disetujui pihak Bank.

 

  1. Perbaiki Catatan Rekening

Jika Anda bekerja sebagai karyawan, biasanya pihak Bank akan meminta slip gaji sebagai bukti jika Anda memiliki penghasilan tetap tiap bulan. Tapi ingat, pihak Bank tidak akan percaya begitu saja. Mereka akan memastikannya lewat catatan rekening Koran atau buku tabungan Anda.

Jika Anda menerima penghasilan secara tunai atau punya bisnis sampingan dengan penghasilan tetap, sebaiknya seluruh penghasilan tersebut disetorkan secara berkala kepada Bank agar transaksi keuangan yang Anda lakukan tercatat di dalam sistem.

Saat akan mengajukan pinjaman pada Bank, usahakan catatan rekening tersebut menunjukkan pemasukan yang konstan, minimalnya selama 3-6 bulan terakhir. Hal ini berguna untuk membuktikan jika Anda memiliki kemampuan untuk membayar pinjaman yang diajukan.

 

  1. Lancarkan Pembayaran Utang

Jika Anda punya utang atau tunggakan kartu kredit, cicilan kendaraan bermotor atau pinjaman lainnya, pastikan pembayaran yang Anda lakukan lancar. Ingat, pihak Bank punya kemampuan untuk menganalisis kondisi keuangan Anda yang sebenarnya.

Selain itu, pembayaran yang lancar dan tepat waktu membuktikan jika kondisi keuangan Anda dalam kondisi stabil. Pembayaran yang lancar pun membuktikan jika Anda punya iktikad baik dan kemampuan untuk menyelesaikan pinjaman tersebut.

Perlu diingat, sekali saja Anda menunggak dan masuk dalam daftar penerima kredit bermasalah, maka proses pengajuan Pinjaman Kredit Bank selanjutnya akan cenderung sulit dilakukan. Bukan Cuma pada Bank bersangkutan, tapi ini berlaku untuk Bank lainnya.

 

  1. Atur Proporsi Cicilan

Kemungkinan pihak Bank akan menolak permohonan pinjaman Anda jika total cicilan (termasuk pinjaman yang baru akan diajukan) yang Anda miliki melebihi sepertiga dari total penghasilan bulanan. Hal ini dilakukan untuk menurunkan risiko Anda mengalami kesulitan membayar cicilan dan kebutuhan lainnya.

Makanya, jika total cicilan utang Anda sudah mencapai 30 persen dari penghasilan, sebaiknya kurangi dulu porsi cicilan utang tersebut dengan cara melunasinya satu per satu. Setelah cicilan menurun, pihak Bank pun akan mempertimbangkan pemberian utang selanjutnya

Misal, jika penghasilan Anda 10 Juta per bulan dan jumlah total cicilan per bulan sudah lebih dari 3 juta, kemungkinan besar sulit untuk mengajukan pinjaman lagi. Tapi jika total cicilannya masih kurang dari 3 juta, ada kemungkinan pihak Bank akan mempertimbangkan pengajuan Anda.

 

  1. Jaga Hubungan Baik Dengan Pihak Bank

Pihak Bank akan senang jika Anda berhasil mengembangkan usaha dari hasil pinjaman yang mereka berikan. Bahkan saat mereka melihat Anda berhasil, bukan tidak mungkin pihak Bank akan menawarkan program pinjaman lainnya yang lebih menguntungkan.

Selain itu, pastikan Anda pun selalu membina hubungan baik dengan pihak bank. Caranya, dengan membayar cicilan tepat waktu, usahakan tidak pernah bolong atau nunggak cicilan, dan selalu tunjukan iktikad baik jika Anda mengalami kesulitan dalam membayar cicilan.

Jika Anda sudah berhasil membina hubungan baik dengan pihak Bank, maka pengajuan Pinjaman Kredit Bank Anda akan cenderung lebih mudah disetujui. Bahkan tanpa mengajukan pun mereka akan dengan senang hati menawarkan fasilitas pinjaman tersebut.